Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Iran Sepakat Gelar Pembicaraan Nuklir dengan Inggris Prancis Jerman
Monday, 21 July 2025 08:40 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Iran telah mencapai kesepakatan prinsip untuk mengadakan perundingan dengan Inggris, Prancis, dan Jerman mengenai program nuklirnya, lapor kantor berita semi-resmi Tasnim.

Perundingan tersebut diperkirakan akan berlangsung pada hari Jumat dan akan berada di tingkat wakil menteri luar negeri, menurut IRIB News, media milik pemerintah Iran. Perundingan tersebut akan terpisah dari perundingan tidak langsung dengan AS, lapor media tersebut.

Tiga negara Eropa, atau E3, merupakan pihak dalam perjanjian nuklir awal, yang secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), yang ditinggalkan oleh Presiden AS Donald Trump pada tahun 2018. Pada hari Jumat, Axios melaporkan bahwa Iran dan E3 diperkirakan akan bertemu di Eropa minggu depan untuk membahas potensi kesepakatan.

Upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran telah terhenti sejak 13 Juni, ketika Israel melancarkan serangan terhadap negara itu beberapa hari sebelum putaran keenam perundingan yang dimediasi Oman antara Teheran dan Washington yang direncanakan. Hal itu menggagalkan negosiasi yang telah dimulai pada bulan April. Iran juga terlibat dalam perundingan paralel terbatas dengan E3 dan Uni Eropa.

Iran dan AS masih menemui jalan buntu dalam memulai kembali negosiasi nuklir mereka sendiri. Para pejabat Iran telah menuntut jaminan terhadap serangan lebih lanjut, termasuk oleh AS, yang bergabung dengan Israel dalam pengeboman situs nuklir Iran bulan lalu. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS